<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>netzone</title>
	<atom:link href="http://www.netzone.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.netzone.web.id</link>
	<description>a place that i feel like a home</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Jan 2010 03:00:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Optimisasi Memory (RAM) pada Linux CentOS</title>
		<link>http://www.netzone.web.id/optimisasi-memory-ram-pada-linux-centos/</link>
		<comments>http://www.netzone.web.id/optimisasi-memory-ram-pada-linux-centos/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 06:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pradhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[centos]]></category>
		<category><![CDATA[freemem]]></category>
		<category><![CDATA[memory]]></category>
		<category><![CDATA[optimisasi]]></category>
		<category><![CDATA[ram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.netzone.web.id/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda penggemar linux terutama CentOS, secara sederhananya, terkadang ditemukan masalah pada memory (RAM) yang terlalu berisi, padahal program-program tertentu sudah di close, sedangkan sisa-sisa penggunaan program tersebut masih tertinggal dalam RAM, sehingga persediaan memory menipis.
Karena saya juga penggemar CentOS, saya coba membuat program sederhana untuk optimisasi memory (RAM), yaitu membuang sisa-sisa memory yang sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi anda penggemar linux terutama CentOS, secara sederhananya, terkadang ditemukan masalah pada <em>memory</em> (RAM) yang terlalu berisi, padahal program-program tertentu sudah di <em>close</em>, sedangkan sisa-sisa penggunaan program tersebut masih tertinggal dalam RAM, sehingga persediaan <em>memory</em> menipis.</p>
<p>Karena saya juga penggemar CentOS, saya coba membuat program sederhana untuk optimisasi <em>memory</em> (RAM), yaitu membuang sisa-sisa <em>memory</em> yang sudah tidak di pakai oleh system ataupun program-program tertentu, yang saya namakan CentOS RAM Optimizer, khusus untuk linux CentOS. Saya sudah coba program tersebut pada CentOS 5 32bit dan 64bit. Untuk distro linux yang lain saya belum coba, malas mau install <img src='http://www.netzone.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Program ini adalah program <em>text based</em>.</p>
<p><span id="more-16"></span><br />
Jika anda ingin mencobanya, Anda dapat pergunakan program ini secara gratis. Untuk lebih lengkapnya kunjungi halaman <a href="http://www.netzone.web.id/memfree">http://www.netzone.web.id/memfree</a>.</p>
<p><em>Tested On Centos 5.0 32 &#038; 64 bit</em><br />
<em>Updated: tested on Ubuntu 8.04.4 LTS</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.netzone.web.id/optimisasi-memory-ram-pada-linux-centos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsep Dasar Class dan Object PHP 5</title>
		<link>http://www.netzone.web.id/konsep-dasar-class-object-php5/</link>
		<comments>http://www.netzone.web.id/konsep-dasar-class-object-php5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 16:08:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pradhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.netzone.web.id/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin sedikit berbagi pengenalan konsep dasar class, object, dan properties pada PHP 5.
In PHP 5 there is a new Object Model. PHP&#8217;s handling of objects has been completely rewritten, allowing for better performance and more features.
Dari keterangan diatas dapat dijelaskan bahwa object PHP5 memuat pemodelan object yang baru dan dukungan object yang lebih lengkap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin sedikit berbagi pengenalan konsep dasar <strong>class</strong>, <strong>object</strong>, dan <strong>properties</strong> pada PHP 5.</p>
<blockquote><p>In PHP 5 there is a new Object Model. PHP&#8217;s handling of objects has been completely rewritten, allowing for better performance and more features.</p></blockquote>
<p>Dari keterangan diatas dapat dijelaskan bahwa object PHP5 memuat pemodelan object yang baru dan dukungan object yang lebih lengkap untuk mengatasi berbagai macam kompleksitas, dan PHP5 memberikan performa dan fitur yang lebih baik dibandingkan pada versi sebelumnya.</p>
<p>Sebenarnya PHP4 sudah mempunyai dukungan cukup untuk object, hanya saja, PHP4 dan PHP5 ada perbedaan dalam <em>handling object</em>. Menurut saya, PHP5 lebih ke arah Java saat <em>assigning object</em>. Penggunaan <em>class</em>, penciptaan <em>object</em>, inisialisasi <em>variable</em> yang dipanggil oleh <em>object</em>, serta penggunaan fungsi dan pemanggilannya dengan <em>object</em> di PHP5, &#8220;nyaris sama&#8221; dengan Java. Hanya saja pada PHP5 cenderung lebih luwes, diantaranya nama <em>file-</em>nya sendiri tidak harus sama dengan nama <em>class</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Class</h2>
<p>Setiap pendefinisian kelas (class) dimulai dengan nama kelas itu sendiri, penamaannya bisa apa saja, asal tidak menggunakan nama predefined-variable PHP yang sudah ada.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p129"><td class="code" id="p12code9"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> jenisMakanan 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #666666; font-style: italic;">// properties</span>
        <span style="color: #666666; font-style: italic;">// methods</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>Sebuah kelas dengan nama <code>jenisMakanan</code> sudah berhasil kita buat, tetapi belum dapat dilakukan apa-apa pada kelas tersebut, karena kita belum menambahkan properti <em>(properties)</em> atau metode <em>(methods)</em> didalamnya.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p1210"><td class="code" id="p12code10"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> jenisMakanan 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> ringan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;krupuk udang&quot;</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>Nah, sekarang kita sudah menaruh sebuah fungsi <code>ringan()</code> pada kelas makanan. Fungsi pada kelas <span style="text-decoration: underline;">disebut juga</span> metode <em>(method)</em>. Kelas tersebut belum dapat digunakan, karena kita belum mendeklarasikan sebuah <em>instance</em> pada kelas tersebut. Untuk dapat menggunakan kelas tersebut, beserta metode dan properti<em>-</em>nya, maka harus dibuatkan <em>instance</em> dari kelas tersebut menggunakan perintah &#8216;<em>new </em>&#8216;. Dengan mendeklarasikan sebuah <em>instance</em>, maka kita dapat <span style="text-decoration: underline;">menciptakan sebuah obyek <em>(object)</em></span>.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p1211"><td class="code" id="p12code11"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> jenisMakanan 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> ringan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;krupuk udang&quot;</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$makanan</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">new</span> jenisMakanan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #000088;">$makanan</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">ringan</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: krupuk udang</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Object</h2>
<p>Seperti pada contoh diatas, digunakan &#8220;<code>new</code>&#8221; untuk menciptakan sebuah <em>instance</em> dari kelas <code>jenisMakanan</code> dan ditetapkan (assigned) pada variabel <code>$makanan</code>, kemudian memanggil metode <code>ringan()</code> dengan obyek <code>$makanan</code>.</p>
<p>Yang perlu diperhatikan adalah perbedaan antara kelas dengan obyek. Kelas, pada contoh diatas adalah <code>jenisMakanan()</code>, dan <code>$makanan</code> adalah <span style="text-decoration: underline;">sebuah obyek <em>(object)</em></span>. Kelas hanya bisa dibuat satu saja, semisal dibuat dua kelas dengan nama yang sama, yaitu <code>jenisMakanan</code>, maka akan terjadi kesalahan <em>(error)</em>. Walaupun begitu, kita dapat membuat beberapa <em>instance</em> menggunakan satu kelas yang sama.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p1212"><td class="code" id="p12code12"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> jenisMakanan
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> ringan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;krupuk udang&quot;</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$makanan</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">new</span> jenisMakanan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #000088;">$makanan</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">ringan</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: krupuk udang</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$makanan2</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">new</span> jenisMakanan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #000088;">$makanan2</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">ringan</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: krupuk udang</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>Dari contoh diatas dapat kita lihat terdapat dua <em>instance</em> yang dibuat dari kelas <code>jenisMakanan</code> dimana kita mempunyai 2 obyek, <code>$makanan</code> dan <code>$makanan2</code>. Masing-masing instance memanggil metode <code>ringan()</code>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Properties</h2>
<p>Sebuah kelas dapat memiliki variabel-variabel yang <span style="text-decoration: underline;">disebut properti <em>(properties)</em></span> atau bisa disebut juga <em>attributes</em>. Tipe-tipe properti tersebut adalah <em>public</em>, <em>private</em>, dan <em>protected</em>.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p1213"><td class="code" id="p12code13"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> jenisMakanan 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">public</span> <span style="color: #000088;">$rasa</span><span style="color: #339933;">;</span>
&nbsp;
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> ringan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;krupuk udang&quot;</span> <span style="color: #339933;">.</span> <span style="color: #0000ff;">&quot; &quot;</span> <span style="color: #339933;">.</span> <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">rasa</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$makanan</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">new</span> jenisMakanan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #000088;">$makanan</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">rasa</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;enak sekali&quot;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #000088;">$makanan</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">ringan</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: krupuk udang enak sekali</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>Pada contoh diatas, kita telah menambahkan sebuah baris, yaitu &#8220;<code><strong>public $rasa;</strong></code>&#8220;, yang disebut juga <em>access modifiers</em>. Maksudnya adalah kita telah menambahkan sebuah properti <code>public</code> dengan nama <code>$rasa</code> pada kelas yang telah kita buat sebelumnya. Pada metode <code>ringan()</code> juga sudah ditambahkan properti <code>$rasa</code>, dimana variable dari properti <code>$rasa</code> akan ikut ditampilkan. Dapat anda lihat, digunakan <code>$this->rasa</code> untuk memanggil properti <code>$rasa</code>.</p>
<p>Pseudo-variable, <em>$this</em>, adalah sebuah variable yang sudah tersedia ketika suatu metode dipanggil oleh sebuah obyek. <em>$this</em> adalah sebuah acuan yang dapat digunakan untuk memanggil sebuah metode atau properti pada sebuah kelas.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p1214"><td class="code" id="p12code14"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> MyClass 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">public</span> <span style="color: #000088;">$public</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">'Public'</span><span style="color: #339933;">;</span>
        protected <span style="color: #000088;">$protected</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">'Protected'</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">private</span> <span style="color: #000088;">$private</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">'Private'</span><span style="color: #339933;">;</span>
&nbsp;
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> helloWorld<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$public</span><span style="color: #339933;">;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$protected</span><span style="color: #339933;">;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$private</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$object</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">new</span> MyClass<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
&nbsp;
<span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">public</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: Public</span>
&nbsp;
<span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">protected</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;">// Fatal error: Cannot access protected property MyClass::$protected</span>
&nbsp;
<span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">private</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;">// Fatal error: Cannot access private property MyClass::$private</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">helloWorld</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: Public, Protected, dan Private</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>Pada contoh diatas dijelaskan bahwa.</p>
<ul>
<li>Properti <code>public</code> dapat di akses dari dalam kelas itu sendiri maupun dari luar kelas. <code>Public</code> adalah properti bebas yang dapat diakses darimana saja.</li>
<li>Properti <code>protected</code> dapat di akses dari dalam kelas itu sendiri, tetapi tidak dapat diakses dari luar kelas. <code>Protected</code> dapat di akses pada kelas itu sendiri <em>(parent class)</em> maupun dari kelas lain <em>(inherited class)</em> yang berasal/pewarisan dari kelas tersebut <em>(parent class)</em>. Hal ini dapat dilakukan dengan <code><strong>inheritance</strong></code> yang dijelaskan pada bagian akhir tulisan ini.</li>
<li>Properti <code>private</code> dapat di akses dari dalam kelas itu sendiri, tetapi tidak dapat diakses dari luar kelas maupun dari kelas lain.</li>
</ul>
<p>Seperti halnya properti, kontrol terhadap metode/fungsi dalam kelas dapat dilakukan menggunakan <em>access modifiers</em>.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p1215"><td class="code" id="p12code15"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> MyClass 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">public</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> MyPublic<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Kode disini.</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
        protected <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> MyProtected<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Kode disini.</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">private</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> MyPrivate<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Kode disini.</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> Foo<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">MyPublic</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
                <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">MyProtected</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
                <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">MyPrivate</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$object</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">new</span> MyClass<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">MyPublic</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Dapat berjalan dengan baik</span>
<span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">MyProtected</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Terjadi kesalahan (error)</span>
<span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">MyPrivate</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Terjadi kesalahan (error)</span>
<span style="color: #000088;">$object</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">Foo</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// MyPublic, MyProtected, MyPrivate berjalan baik.</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Inheritance</h2>
<p>Salah satu kelebihan menggunakan sebuah kelas yaitu kita dapat membuat kelas <em>inherits</em>. Pewarisan <em>(inheritance)</em> dilakukan dengan memperpanjang <em>(extends)</em> kelas yang sudah ada dengan cara membuat kelas baru yang mewarisi <em>(inherits)</em> semua properti dan metode yang ada pada kelas aslinya <em>(parent class)</em>.</p>
<blockquote>

<div class="wp_codebox"><table width="100%" ><tr id="p1216"><td class="code" id="p12code16"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #339933;">&lt;</span> ?php
&nbsp;
<span style="color: #666666; font-style: italic;">// parent class</span>
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> jenisMakanan 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">public</span> <span style="color: #000088;">$public</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;krupuk udang&quot;</span><span style="color: #339933;">;</span>
        protected <span style="color: #000088;">$protected</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;enak sekali&quot;</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">private</span> <span style="color: #000088;">$private</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;tidak enak&quot;</span><span style="color: #339933;">;</span>
&nbsp;
        <span style="color: #666666; font-style: italic;">// metode/fungsi disini</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #666666; font-style: italic;">// inherits class</span>
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> rasaMakanan <span style="color: #000000; font-weight: bold;">extends</span> jenisMakanan 
<span style="color: #009900;">&#123;</span>
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> rasa1<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">public</span> <span style="color: #339933;">.</span> <span style="color: #0000ff;">&quot; &quot;</span> <span style="color: #339933;">.</span> <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">protected</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
        <span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> rasa2<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> 
        <span style="color: #009900;">&#123;</span>
                <span style="color: #b1b100;">echo</span> <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">public</span> <span style="color: #339933;">.</span> <span style="color: #0000ff;">&quot; &quot;</span> <span style="color: #339933;">.</span> <span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">private</span><span style="color: #339933;">;</span>
        <span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
<span style="color: #000088;">$makanan</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">new</span> rasaMakanan<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
<span style="color: #000088;">$makanan</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">rasa1</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: krupuk udang enak sekali</span>
<span style="color: #000088;">$makanan</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">rasa2</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span> <span style="color: #666666; font-style: italic;">// Hasil: krupuk udang</span>
&nbsp;
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

</blockquote>
<p>Pada contoh diatas, terlihat jelas bahwa properti <code>public</code> dan <code>protected</code> dapat ditampilkan dengan memanggil obyek yang ada pada kelas <em>inherits</em>, yaitu kelas <code>rasaMakanan</code>. Sedangkan properti <code>private</code> tidak dapat ditampilkan pada kelas <em>inherits</em> tersebut. Perlakuan <em>access modifiers</em> pada metode-metode yang ada pada kelas tersebut sama perlakuannya terhadap properti-properti seperti yang sudah dijelaskan.</p>
<p>Author: Andy Pradhana (pradhana\at\netzone.web.id)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.netzone.web.id/konsep-dasar-class-object-php5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dot id whois server</title>
		<link>http://www.netzone.web.id/dot-id-whois-server/</link>
		<comments>http://www.netzone.web.id/dot-id-whois-server/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 02:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pradhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.netzone.web.id/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Saya lihat di forum-forum, banyak yang menanyakan mengenai .id domain whois server yang mana sudah tidak tersedia lagi sementara ini. Dari situlah saya punya pikiran bagaimana membangun sebuah whois server yang dikhususkan untuk .id domain.
Dari awal terselesainya Netzone .ID Domain Whois Server ini, walaupun masih Beta Release, terdapat kendala dimana saya harus meletakkan whois server tersebut, dimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya lihat di forum-forum, banyak yang menanyakan mengenai .id domain whois server yang mana sudah tidak tersedia lagi sementara ini. Dari situlah saya punya pikiran bagaimana membangun sebuah whois server yang dikhususkan untuk .id domain.</p>
<p>Dari awal terselesainya Netzone .ID Domain Whois Server ini, walaupun masih Beta Release, terdapat kendala dimana saya harus meletakkan whois server tersebut, dimana running-well di linux. Setelah selama hampir 1 tahun menunggu, ada yang menawarkan server mereka (<a title="Magnet" href="http://www.magnet-id.com" target="_blank">Magnet</a>) untuk dapat diletakkan whois server saya. Dia teman saya mas <a href="http://tajidyakub.net/2008/04/05/whois-server-untuk-domain-dot-id-whoismagnet-idcom-unofficial/" target="_blank">Tajid Yakup</a>, di Jakarta. Thanks!</p>
<p>Untuk mengenai detail nya silakan ke link berikut: <a href="http://www.netzone.web.id/whois">http://www.netzone.web.id/whois</a></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.netzone.web.id/dot-id-whois-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ganti Hostname Linux</title>
		<link>http://www.netzone.web.id/ganti-hostname-linux/</link>
		<comments>http://www.netzone.web.id/ganti-hostname-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 02:24:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pradhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.netzone.web.id/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Ada kalanya kita hendak mengganti hostname linux box kita. Langkah pertama, cek hostname dengan menggunakan beberapa perintah berikut:
uname -n
hostname -a
hostname -s
hostname -d
hostname -f
hostname 
Konfigurasi /etc/hosts. Jika menggunakan DHCP server, maka /etc/hosts dikonfigurasi seperti dibawah ini:
127.0.0.1 box.domain.com localhost.localdomain localhost box
Jika tidak, maka /etc/hosts dikonfigurasi seperti dibawah ini:
127.0.0.1   localhost.localdomain localhost
192.168.0.1 box.domain.com box
Set hostname menggunakan perintah &#8220;hostname&#8221;.
Setelah konfigurasi /etc/hosts [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada kalanya kita hendak mengganti hostname linux box kita. Langkah pertama, cek hostname dengan menggunakan beberapa perintah berikut:</p>
<p><code>uname -n<br />
hostname -a<br />
hostname -s<br />
hostname -d<br />
hostname -f<br />
hostname </code></p>
<p><span id="more-7"></span>Konfigurasi /etc/hosts. Jika menggunakan DHCP server, maka /etc/hosts dikonfigurasi seperti dibawah ini:</p>
<p><code>127.0.0.1 box.domain.com localhost.localdomain localhost box</code></p>
<p>Jika tidak, maka /etc/hosts dikonfigurasi seperti dibawah ini:</p>
<p><code>127.0.0.1   localhost.localdomain localhost<br />
192.168.0.1 box.domain.com box</code></p>
<p>Set hostname menggunakan perintah &#8220;hostname&#8221;.<br />
Setelah konfigurasi /etc/hosts dengan benar, perintah &#8220;hostname&#8221; dapat dijalankan seperti dibawah ini:</p>
<p><code>#hostname box.domain.com</code></p>
<p>Cek file /etc/HOSTNAME (jika ada). File tersebut bisa saja sudah ada ataupun belum.</p>
<p><code>box.domain.com</code></p>
<p>Cek file /etc/sysconfig/network. Jika menggunakan IP static, maka /etc/sysconfig/network dikonfigurasi seperti dibawah ini:</p>
<p><code>NETWORKING=yes<br />
HOSTNAME="box.domain.com"</code></p>
<p>Cek /proc/sys/kernel/hostname. Untuk melihat isi /proc/sys/kernel/hostname gunakan perintah:</p>
<p><code>cat /proc/sys/kernel/hostname</code></p>
<p>Untuk mengisi file ini dapat menggunakan perintah:</p>
<p><code>echo box.domain.com &gt; /proc/sys/kernel/hostname</code></p>
<p>Perintah sysctl untuk mengganti variable kernel.hostname<br />
Untuk melihat hostname, gunakan perintah:</p>
<p><code>#sysctl kernel.hostname</code></p>
<p>dan untuk menggantinya, gunakan perintah:</p>
<p><code>#sysctl kernel.hostname=box.domain.com</code></p>
<p>Setelah semua sudah dilakukan, sekarang tinggal reboot, dan lihat hasilnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.netzone.web.id/ganti-hostname-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disable SELINUX</title>
		<link>http://www.netzone.web.id/disable-selinux/</link>
		<comments>http://www.netzone.web.id/disable-selinux/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 02:24:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pradhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2008/02/03/disable-selinux/</guid>
		<description><![CDATA[Buka file /etc/selinux/config
vi /etc/selinux/config
Berikut adalah isi file tersebut:
# This file controls the state of SELinux on the system.
# SELINUX= can take one of these three values:
#       enforcing - SELinux security policy is enforced.
#       permissive - SELinux prints warnings instead of enforcing.
#       disabled - SELinux is fully disabled.
SELINUX=enforcing
# SELINUXTYPE= type of policy in use. Possible values [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buka file /etc/selinux/config<br />
vi /etc/selinux/config</p>
<p>Berikut adalah isi file tersebut:<br />
<code># This file controls the state of SELinux on the system.<br />
# SELINUX= can take one of these three values:<br />
#       enforcing - SELinux security policy is enforced.<br />
#       permissive - SELinux prints warnings instead of enforcing.<br />
#       disabled - SELinux is fully disabled.<br />
SELINUX=enforcing<br />
# SELINUXTYPE= type of policy in use. Possible values are:<br />
#       targeted - Only targeted network daemons are protected.<br />
#       strict - Full SELinux protection.<br />
SELINUXTYPE=targeted</code></p>
<p>yang perlu anda ubah adalah:<br />
<code>SELINUX=disabled</code></p>
<p>Kemudian ketik :wq untuk menyimpannya, kemudian reboot.</p>
<p>Untuk mendisable selinux secara realtime, cukup ketikkan pada shell:<br />
<code>setenforce 0</code><br />
dan  untuk mengembalikannya cukup mengganti 0 dengan 1.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.netzone.web.id/disable-selinux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WGET: download semua file pada direktori web</title>
		<link>http://www.netzone.web.id/wget-download-semua-file-pada-direktori-web/</link>
		<comments>http://www.netzone.web.id/wget-download-semua-file-pada-direktori-web/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 09:19:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pradhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/2008/02/03/wget-download-semua-file-pada-direktori-web/</guid>
		<description><![CDATA[Jika ingin mendownload semua file pada direktori sebuah website dengan menggunakan WGET, dapat digunakan command seperti contoh berikut ini:
wget -nd -r -l1 --no-parent http://netzone.web.id/mp3/
Berbeda jika kita sudah tau format file yang akan kita download:
wget -nd -r -l1 --no-parent -A.mp3 -A.wma http://netzone.web.id/mp3/
Penjelasannya sebagai berikut:
-nd (no directory), wget akan membuat direktori secara default
-r (recursively), download dilakukan secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika ingin mendownload semua file pada direktori sebuah website dengan menggunakan WGET, dapat digunakan command seperti contoh berikut ini:</p>
<p><code>wget -nd -r -l1 --no-parent http://netzone.web.id/mp3/</code></p>
<p>Berbeda jika kita sudah tau format file yang akan kita download:</p>
<p><code>wget -nd -r -l1 --no-parent -A.mp3 -A.wma http://netzone.web.id/mp3/</code></p>
<p>Penjelasannya sebagai berikut:<br />
-nd (no directory), wget akan membuat direktori secara default<br />
-r (recursively), download dilakukan secara rekursif<br />
-l1 (L One, level 1), download hanya dilakukan pada direktori yang bersangkutan dan tidak akan ke dalam subdirektori.</p>
<p>Tambahkan -b (background) jika ingin menjalankannya pada mode background.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.netzone.web.id/wget-download-semua-file-pada-direktori-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
